MAKNA DIULANGNYA LAFADZ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Dijawab oleh Ustadz Al Hafidz Shohabil Mahalli, MSI
DESKRIPSI MASALAH :
Pengulangan ayat dalam al-Qur’an bermakna taukid (menguatkan) makna sebagimana menjadi kebiasaan dalam kalām (penggunaan bahasa) orang Arab. Tetapi jika pengulangan itu beruntun dengan jumlah yang cukup banyak seperti yang terjadi pada surah ar-Rahmān, maka hal ini menyisakan pertanyaan.
PERTANYAAN :
Apa hikmah diulang-ulangnya lafadz فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ yang terjemahannya “maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu (berdua) dustakan?
Penanya : Zuhda, Loloan Timur.
JAWABAN :
Pertanyaan yang baik sekali ! Mengingat ini pertanyaan mengenai redaksi lafadz al-Qur’an, maka cara yang terbaik adalah membuka lembaran-lembaran kitab tafsir. ayat فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ yang terdapat pada surah ar-Rahmān diulang-ulang sebanyak 31 ayat. Menurut Fakhruddīn ar-Rāzī dalam Mafātīh al-Ghaib pengulangan tersebut bersifatتَوْقِيْفِيَّة (ketetapan yang tidak harus dicari-cari maknanya). Namun sebagai mufassir, tidak dapat menafikan pertanyaan setiap orang mengenai makna dan arti tiap-tiap ayat al-Qur’an, termasuk makna mengenai jumlah hitungan ayat yang diulang-ulang penyebutannya.
Beliau (Fakhruddīn ar-Rāzī) mengutarakan penafsiran atas diulangnya ayat فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ sejumlah 31 kali dalam surah ar-Rahmān itu dengan penjelasan sebagai berikut :
- Angka 7 merupakan jumlah pintu neraka sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an Surah al-Hijr ayat 44 :
لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَٰبٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ
“Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka”.
- Angka 7 adalah jumlah ayat yang berisikan ancaman (تَخْوِيْف) yang disebutkan dalam surah ar-Rahman, tepatnya antara ayat ke 31 sampai ayat ke 44.
- Angka 8 merupakan jumlah pintu surga. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda :
مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُبْلِغُ أَوْ فَيُسْبِغُ الْوَضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ
“Siapa saja di antara kalian yang berwudhu, lalu dia menyempurnakan wudhunya, kemudian membaca “Asyhadu allā ilāha illallāh wa anna Muhammadan ‘abdullāh wa rasūluh”, maka akan dibukakan baginya pintu syurga yang delapan, ia boleh masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki”. (H.R. Muslim).
- 8 merupakan jumlah ayat فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ yang diulang-ulang penyebutannya dihitung dari awal surah (ar-Rahman) hingga ayat takhwif سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَ الثَّقَلَانِ
- 1 merupakan ayat pertama yang disebut (الأصل وفائدة الكلام) sebagai contoh lafadz yang diulang-ulang pada ayat-ayat berikutnya. Dengan demikian, Jika semua angka di atas ditambahkan, maka berjumlah 31 (7 + 7 + 8 + 8 + 1 = 31).
Demikian penjelasan atas pertanyaan di atas, semoga bermanfa’at, (Fakhruddīn ar-Rāzī, Mafātīh al-Ghaib, Juz XV, halaman 95 – 96) Wallāhua’lam.














