Dijawab oleh Ustadz Shohabil Mahalli, MSI
Deskripsi Masalah :
Cara membasuh tangan ketika berwudhu’, ada yang memulainya dari siku sampai ujung jari. sebagian orang ada yang memulainya dari ujung jari diteruskan sampai siku.
Pertanyaan : manakah yang lebih utama ? cara yang pertama ataukah cara yang kedua?
Jawaban
Pertanyaannya baik sekali ! sebelum dijawab, mari perhatikan ayat berikut yang berbicara tentang cara berwudhu.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ . . .
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku dan usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai dengan kedua mata kaki . . . ” (Al-Maidah: 6).
Ayat yang bergaris bawah di atas menyertakan siku untuk dibasuh, mengingat kata “المَرَافِقِ” (artinya siku-siku) jatuh setelah kata “إلى” yang bermakna للإنتهاء (akhir dari peristiwa), maka membasuh tangan ketika berwudhu dimulai dari ujung jari diteruskan dan berakhir di siku,Wallahua’lam.














