Menu

Mode Gelap
KETENTUAN SHOLAT DI PESAWAT SUAMI MELARANG ISTRI MENGUNJUNGI ORANG TUANYA Tafsir Surat Al Baqoroh 271 Malam Senin 24 September 2023 // Ustadz KH. Tafsir. LC, MPdI Ngaji Syarah Bulughul Maram Bab Adzan (bag 2) 17 Sept 2023 // Ustadz Al Hafidz Shohabil Mahalli, MSI Tafsir Al Baqoroh 270 Malam Senin 17 September 2023 // Ustadz KH. Tafsir. LC, MPdI

Konsultasi Islam · 11 Nov 2023 21:56 WITA

SHOLAT TARĀWĪH 20 RAKA’AT


 SHOLAT TARĀWĪH 20 RAKA’AT Perbesar

Dijawab oleh Ustadz Al Hafidz Shohabil Mahalli, MSI

 

DESKRIPSI MASALAH :

Diantara keistemewaan Bulan Ramadhan adalah adanya sholat malam yang biasa disebut dengan sholat tārawīh. Sholat yang hanya dilaksanakan pada malam Ramadhan ini sekalipun hukumnya sunnah, tetapi umat Islam di mana saja mereka berada, penuh semangat melaksanakannya.

 

PERTANYAAN :

Berapakah jumlah raka’at sholat tārawīh itu ?

 

JAWABAN :

Pertanyaan baik sekali ! Sholat sunnah tārawīh ini mulanya dilakukan Rasulullah SAW. ‘Aisyah binti Abu Bakr RA, istri beliau menuturkan :

صَلَّى النبي صلىّ اللهُ عليهِ وسلَّم في المَسْجِدِ ذَاتَ لَيْلَةٍ ، فَصَلَّى بصَلَاتِهِ نَاسٌ، ثُمَّ صَلَّى مِنَ القَابِلَةِ، فَكَثُرَ النَّاسُ، ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ، فَلَمْ يَخْرُجْ إليهِم رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، فَلَمَّا أَصْبَحَ قالَ: قدْ رَأَيْتُ الذي صَنَعْتُمْ ولَمْ يَمْنَعْنِي مِنَ الخُرُوجِ إلَيْكُمْ إلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ علَيْكُم

“Pada suatu malam (di bulan Ramadlan) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam shalat di Masjid, lalu diikuti oleh beberapa orang sahabat. Kemudian (pada malam kedua) beliau shalat lagi, dan ternyata diikuti oleh banyak orang. Dan pada malam ketiga atau keempat mereka berkumpul, namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak keluar shalat bersama mereka. Maka setelah pagi, beliau bersabda: “Sesungguhnya aku tahu apa yang kalian lakukan semalam. Tiada sesuatu pun yang menghalangiku untuk keluar dan shalat bersama kalian, selain aku khawatir (shalat tārawīh itu) akan diwajibkan atas kalian” (HR. Muslim).

Berdasarkan penuturan seorang tokoh tabi’in, Yazīd bin Rūmān bahwa pada masa kepemimpinan Amirul Mukminin Umar bin Khaththab sholat pada malam Ramadhan ini dilaksanakan sejumlah 23 raka’at (sholat tārawīh 20 raka’at dan sholat witir 3 raka’at). Sahabat Abdullāh bin ‘Abbās juga menuturkan hal yang serupa bahwa Rasulullah SAW melaksanakan sholat (tārawīh) pada bulan Ramadhan sejumlah 20 (dua puluh) raka’at. Dan Amīrul Mukminīn ‘Umar bin Khaththāb ketika menugaskan sahabat Ubay bin Ka’b untuk mengimami sholat tārawīh ummat Islam ketika itu dengan hitungan 20 raka’at.  Berdasarkan riwayat ini, maka sholat tārawīh itu disyariatkan secara berjama’ah dengan jumlah raka’atnya 20 raka’at (dengan 10 salam). Dengan tidak adanya pertentangan di kalangan sahabat Rasulullah, maka jumlah 20 raka’at pada sholat tārawīh ini berstatus ijma’ sahabat (Wahbah Zuhailī, al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhū, Juz II, Halaman 72-73), Wallāhua’lam.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kontroversi Penggunaan Obat Tetes Mata Ketika Sedang Berpuasa

10 Maret 2026 - 06:26 WITA

Kaffārah Bagi Suami Yang Melakukan Hubungan Intim Ketika Istri Sedang Haid

17 Februari 2026 - 11:12 WITA

Bolehkan Berkurban Dengan Kerbau ?

7 Februari 2026 - 19:43 WITA

Setelah Mandi Hadas Besar Tidak Harus Berwudhu

31 Januari 2026 - 20:38 WITA

Apakah Wajib Memandikan Anggota Tubuh Yang Diamputasi ?

16 Januari 2026 - 18:07 WITA

Apakah Anak Dari Saudara Sesusuan Masuk Kategori Mahram ?

22 November 2025 - 20:17 WITA

Trending di Konsultasi Islam