}}

Menu

Mode Gelap
 

Artikel · 22 Apr 2026 13:54 WITA

Sehari di Kediaman Rasulullah (Pasal 4. Tutur Kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam)


					Sehari di Kediaman Rasulullah (Pasal 4. Tutur Kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) Perbesar

Telah kita ketahui bersama beberapa sifat Rasulullah . Sekarang kita ingin mengetahui tutur kata dan cara berbicara beliau. Sebelumnya, marilah kita simak penuturan ‘Aisyah radhiyallahu anha:

“Rasulullah tidaklah berbicara seperti yang biasa kamu lakukan (yaitu berbicara dengan nada cepat). Namun beliau berbicara dengan nada perlahan dan dengan perkataan yang jelas dan terang lagi mudah dihafal oleh orang yang mendengarnya.” (HR. Abu Daud)

Beliau adalah seorang yang rendah hati lagi lemah lembut, sangat senang jika perkataannya dapat dipa-hami. Di antara bentuk kepedulian beliau terhadap umat ialah dengan memperhatikan tingkatan-tingkatan intelek-tualitas dan pemahaman mereka di dalam berkomu-nikasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa beliau adalah seorang yang sangat penyantun lagi sabar. Diriwayatkan dari ‘Aiysahradhiyallahu ‘anhabahwa ia berkata:

 

 

“Tutur kata Rasulullah sangat teratur, untaian demi untaian kalimat tersusun dengan rapi, sehing-ga mudah dipahami oleh orang yang mendengar-kannya.” (HR. Abu Daud)

 

Cobalah perhatikan kelemahlembutan dan keluasan hati Rasulullah , beliau sudi mengulangi perkataan agar dapat dipahami!

Anas bin Malik Radhiyallahu anhu mengungkapkan kepada kita:

 “Rasulullah  sering mengulangi perkataannya tiga kali agar dapat dipahami.” (HR. Al-Bukhari)

Rasulullah selalu berlaku lemah lembut kepada orang lain. Dengan sikap seperti itulah orang-orang menjadi takut, segan serta hormat kepada beliau!

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu ia berkata:
Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah . Beliau mengajak laki-laki itu berbicara sehingga membuatnya menggigil ketakutan. Rasulullah berkata kepadanya:

“Tenangkanlah dirimu! Sesungguhnya aku bukanlah seorang raja. Aku hanyalah putra seorang wanita yang biasa memakan dendeng.” (HR. Ibnu Majah)

 

Disalin dari buku : Sehari di Kediaman Rasulullah karya Abdul Malik bin Muhammad bin Abdur Rahman Al-Qasim

Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemulasaran Jenazah Dalam Islam (Bagian 7. Penutup)

22 April 2026 - 13:54 WITA

Sehari di Kediaman Rasulullah (Muqodimmah)

22 April 2026 - 13:54 WITA

Sehari di Kediaman Rasulullah (Pasal 2. Kunjungan Istimewa)

22 April 2026 - 13:54 WITA

HUKUM MEMAKAN PENYU

22 April 2026 - 13:54 WITA

Sehari di Kediaman Rasulullah (Pasal 3. Sifat-sifat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam)

22 April 2026 - 13:54 WITA

QUNŪT SUBUH SUNNAH

22 April 2026 - 13:54 WITA

Trending di Artikel