Peringatan Nuzūlul Qur’ān adalah diantara Hari Besar Islam yang dirayakan di Masjid-masjid dan Lembaga Pendidikan Agama Islam. Tidak ingin tertinggal, Musholla Al-Ukhuwah Loloan Timur mengadakan peringatan Nuzūlul Qur’ān kali ini pada hari Jum’at, 29 Maret 2024. Untuk memperingati turunnya al-Qur’ān di bulan Ramadhan, kegiatan diawali dengan pembacaan al-Qur’ān oleh sepuluh penghapal al-Qur’ān yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Jembrana. mereka yang membaca al-Qur’ān bi al-ghaīb (tanpa melihat mushaf al-Qur’ān) yaitu Ust Thoha (Gilimanuk), Ust. Farid Rizal (Tegalbadeng Barat), Ust. Agung Firmansyah (Kaliakah), Ust. Iwanul Wafa (Tegalbadeng Timur), Ust. Ziyadul Muttaqin (Loloan Barat), Ust. Shohabil Mahalli (Pengambengan), Ust. Rijal Hakim (Banjar Baler Agung), Ust. Akhyar Rasyidi (Loloan Timur), Ust. Dwi Widianto (Loloan Timur), Ust. Asrul Sani (Loloan Timur). Khotmil Qur’ān bi al-ghaīb ini dimulai sejak pagi hingga sore hari.

Setelah selesai do’a khotmil Qur’ān, acara dilanjutkan dengan Peringatan Nuzūlul Qur’ān. Dalam sambutannya selaku wakil dari Yayasan Al Ukhuwah Ir. Agus Yohani menyampaikan program yang telah dilakukan Yayasan Al-Ukhuwah Loloan Timur selama ini, diantaranya musholla Al-Ukhuwah telah melakukan dakwah berbasis IT melalui website yang memuat berbagai aktivitas keagamaan dan kegiatan sosial yang diadakan di lingkungan yayasan Al-Ukhuwah agar informasi dakwah ini dapat diakses oleh setiap orang di mana pun dan kapan pun. Yayasan Al-Ukhuwah juga mendorong animo membaca dan menulis, bukti nyata Yayasan Al-Ukhuwah mensupport kegiatan literasi ini, telah diterbitkannya tiga buka karya salah satu pengajar di musholla Al-Ukhuwah yaitu Ust. Shohabil Mahalli, M.S.I. Buku tersebut adalah Pemulasaran Jenazah dalam Islam, ilmu waris praktis, dan Fikih Zakat. ketiga buku ini dijadikan buku panduan dalam kegiatan bimbingan teknis yang telah diselenggarakan di Musholla Al-Ukhuwah Loloan Timur.
Selanjutnya, tausiyah Nuzūlul Qur’ān disampaikan oleh Ust. H. Patahul Bari, M.Pd.I. yang menjabat sebagai Kasubag TU Kemenag Kab. Jembrana. Beliau menyampaikan pentingnya umat Islam berinteraksi secara serius dengan al-Qur’ān karena al-Qur’ān sebagai penyelamat umat Islam di dunia hingga akhirat kelak. Beliau juga menyampaikan agar Umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai madrasah dengan melakukan berbagai aktivitas yang disediakan di dalamnya secata serius agar lulusannya kelak menghasilkan manusia yang bertakwa. Tausiyah dilaksanakan dalam suasana santai tetapi penuh khidmat.

Acara Peringatan Nuzūlul Qur’ān tersebut dihadiri kurang lebih pleh 150 orang yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu. Diantara undangan yang hadir ialah K.H. Tafsil Saifuddin, Lc, M.Pd.I, (Ketua MUI Kab. Jembrana), H. Arsyad Noer, S.Ag, M.Pd.I (Ketua PC.NU. Jembrana), H. Saiburrhman, M.Pd.I. (Mustasyar PC.NU Kab. Jembrana). Setelah sholat maghrib berjama’ah, acara diakhiri dengan buka puasa bersama.





