Menggotong Jenazah
untuk sampai ke tempat di mana jenazah akan disholati, maka para mu’azzin (pelayat) dapat menggotong jenazah dengan cara bagaimana saja selama jenazah aman tidak jatuh selama perjalanan. Setidaknya ada dua cara yang dapat dilakukan, pertama; digotong oleh empat orang, masing-masing orang berada pada tiap sudut keranda, dua di depan dan dua di belakang. Kedua; digotong dengan seorang di depan, satu tangannya memegang sudut keranda (yg kanan), sedangkan satunya lagi memegang satu sudut keranda lainnya (yg kiri). Begitu pula dengan orang yang menggotong di tengah dan di belakang. Baik dengan cara pertama ataupun dengan cara kedua, tidak dibatasi jumlah orang yang menggotongnya.
Hal-hal yang perlu diketahui selama menggotong jenazah adalah :
- Disunnahkan para pengiring jenazah mengambil posisi di depan jenazah, sedangkan jenazah di belakangnya.
- Dimakruhkan perempuan ikut serta mengiringi jenazah.
- Berdzikir selama perjalanan untuk menghindari pembicaraan yang tidak baik.





