Menu

Mode Gelap
KETENTUAN SHOLAT DI PESAWAT SUAMI MELARANG ISTRI MENGUNJUNGI ORANG TUANYA Tafsir Surat Al Baqoroh 271 Malam Senin 24 September 2023 // Ustadz KH. Tafsir. LC, MPdI Ngaji Syarah Bulughul Maram Bab Adzan (bag 2) 17 Sept 2023 // Ustadz Al Hafidz Shohabil Mahalli, MSI Tafsir Al Baqoroh 270 Malam Senin 17 September 2023 // Ustadz KH. Tafsir. LC, MPdI

Konsultasi Islam · 7 Agu 2023 11:19 WITA

MEMBACA SURAH AS-SAJDAH DAN AD-DAHR PADA SUBUH JUM’AT


					MEMBACA SURAH AS-SAJDAH DAN AD-DAHR PADA SUBUH JUM’AT Perbesar

Dijawab oleh Ustadz Al Hafidz Shohabil Mahalli, MSI

 

Deskripsi Masalah :

Di Sebagian daerah baik di Masjid maupun di Musholla/ Surau sudah menjadi hal yang lazim imam membaca surah as-Sajdah setelah Fatihah raka’at pertama dan membaca surah ad-Dahr (disebut pula dengan surah al-Insān) setelah Fatihah raka’at kedua pada pelaksanaan sholat subuh di hari Jum’at. Namun demikian, di sebagian daerah lainnya, tidak demikian adanya, di mana imam membaca surah setelah Fatihah tidak dengan kedua surah tersebut. Kenyataan ini menimbulkan kebingungan sebagian orang, ditambah lagi dengan adanya sujud (tilāwah sebanyak satu kali) di tengah bacaan surah as-Sajdah itu.

Pertanyaan :

Bagaimana persoalan ini sebenarnya dalam Islam?

Jawaban :

Pertanyaan baik sekali . . . ! banyak orang mengalami hal di atas. Sebelumnya perlu ditegaskan bahwa terdapat 15 (lima belas) ayat Sajdah dalam al-Qur’an yang memerintahkan kepada orang yang membaca ayat itu atau pun orang yang mendengarkan bacaan itu untuk bersujud (baca ; sujud tilāwah), maka dianjurkanlah bersujud. Kemudian, Kembali kepada pertanyaan di atas, dalam beberapa Riwayat hadis, ketika mengimami sholat subuh, Rasulullah terkadang membaca surah Qōf, terkadang membaca surah ar-Rūm, terkadang membaca surah at-Takwīr, membaca surah az-Zalzalah, terkadang jika dalam bepergian beliau membaca surah al-Mu’awwidzatain (surah al-Falaq dan surah an-Nās) dan tentu juga membaca surah lainnya. Hanya saja jika sholat subuh di hari Jum’at beliau biasa membaca surah as-Sajdah pada raka’at pertama dan membaca surah ad-Dahr (al-Insān) pada raka’at kedua.

Disebutkan dalam surah tersebut (surah as-Sajdah dan surah ad-Dahr) tentang awal penciptaan manusia (Adam AS) dan hari kebangkitan, disebutkan pula Surga dan Neraka, dan lainnya di mana hal itu terjadi pada hari Jum’at. Nah, untuk mengingatkan manusia pada peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari Jum’at, Rasulullah sengaja memilihkan kedua surah itu agar di baca pada awal hari Jum’at yaitu pada pelaksanaan sholat subuhnya. Sehingga membaca kedua surah itu pada sholat subuh di hari Jum’at – disertai sujud di tengah-tengah surah as-sajdah – hukumnya Sunnah (Sayyid Sabiq, Fiqh as-Sunnah, Juz I), Wallāhua’lam.   

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kontroversi Penggunaan Obat Tetes Mata Ketika Sedang Berpuasa

10 Maret 2026 - 06:26 WITA

Kaffārah Bagi Suami Yang Melakukan Hubungan Intim Ketika Istri Sedang Haid

17 Februari 2026 - 11:12 WITA

Bolehkan Berkurban Dengan Kerbau ?

7 Februari 2026 - 19:43 WITA

Setelah Mandi Hadas Besar Tidak Harus Berwudhu

31 Januari 2026 - 20:38 WITA

Apakah Wajib Memandikan Anggota Tubuh Yang Diamputasi ?

16 Januari 2026 - 18:07 WITA

Apakah Anak Dari Saudara Sesusuan Masuk Kategori Mahram ?

22 November 2025 - 20:17 WITA

Trending di Konsultasi Islam