Dijawab oleh Ustadz Al Hafidz Shohabil Mahalli, MSI
DESKRIPSI MASALAH :
Sejak dahulu manusia berikhtiar untuk mengobati bermacam penyakit, tidak hanya obat herbal, kini pun obat-obatan yang mengandung kimia mudah ditemukan. Namun demikian sebagian orang ada yang memilih obat herbal dan alami untuk berobat.
PERTANYAAN :
Apakah ludah basi itu obat dan ada dalil agamanya ?
JAWABAN :
Pertanyaan yang baik ! Sekalipun al-Qur’an bukan buku kedokteran dan Kesehatan, tetapi al-Qur’an menyebutkan beberapa obat herbal seperti madu, jahe, minyak Zaitun, kurma dll. Hal ini menjadi petanda betapa Islam mendorong ummatnya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan melakukan research (penelitian) dengan maksud dan tujuan tidak lain adalah untuk kemaslahatan manusia. Dan tentunya, orang beriman harus meyakini setiap apa yang dikatakan Rasulullah SAW – dari riwayat yang dinilai shohihah – itu adalah wahyu yang membawa kebenaran, sekalipun barangkali diantaranya ada yang tidak mudah diterima akal fikirian, sebut saja ludah basi dini hari (liur di pagi hari sebelum seseorang minum, makan, atau menggosok gigi), apabila langsung dikunyah bersamaan dengan kurma, dapat dijadikan obat manjur untuk beberapa penyakit. Rasulullah bersabda :
من تَصَبَّحَ كُلَّ يَوْمٍ سَبْعَ تَمَرَاتِ عَجْوَةٍ، لم يَضُرَّهُ في ذلك الْيَوْمِ سُمٌّ ولا سِحْرٌ
“Barang siapa setiap pagi hari (sebelum makan, minum dan berkumur), makan tujuh biji buah kurma ajwa, niscaya pada hari itu ia tidak akan terganggu oleh racun dan sihir.” (H.R Bukhari).
Hadis di atas menyatakan bahwa ketika bangun di malam hari (subuh), sebelum makan dan minum, ludah basi manusia itu bisa dijadikan obat, begitu pula kurma sendiri disebut sebagai obat. Kombinasi ludah basi dan kurma dalam hadis di atas adalah obat herbal dan alami yang manjur. Sementara yang dimaksud manjur adalah obat yang tepat untuk suatu penyakit sesuai resep. Hal ini sebagaimana riwayat sahabat Jabir bin ‘Abdullah bahwa Rasulullah bersabda :
لِكُلِّ داءٍ دَواءٌ، فإذا أُصِيبَ دَواءُ الدَّاءِ بَرَأَ بإذْنِ اللهِ عزَّ وجلَّ
“Setiap penyakit ada obatnya, dan bila telah ditemukan dengan tepat obat suatu penyakit, niscaya akan sembuh dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla.” (H.R. Muslim).
Jadi, benar berdasarkan hadis Rasulullah di atas bahwa ludah basi itu obat manjur untuk berberapa penyakit, dan hal ini telah diakui di dunia pengobatan dan kedokteran berdasarkan hasil uji coba yang telah melewati seluruh tahapannya, Subhānallāh Wallāhua’lam.





